Mengapa Ibu-ibu Saling Berkompetisi

Let’s love more and judge less

Di hari ibu sedunia dua hari lalu, saya merenungkan alasan-alasan mengapa para ibu cenderung saling berkompetisi satu sama lain, alih-alih saling mendukung dengan tulus. Kompetisi yang saya maksud ialah, selalu ingin merasa lebih baik dan cenderung mencari-cari kelemahan yang lain. Kenapa saya batasi subjeknya di ranah ibu-ibu, karena secara personal situasi ini kental sekali saya rasakan ketika telah menjadi seorang ibu. Meskipun, konon, kompetisi ini selalu menghantui hidup perempuan sejak kecil.

Continue reading Mengapa Ibu-ibu Saling Berkompetisi

Menakar Politik Identitas dalam Kanal Youtube “Menjadi Manusia”*

Menjadi Manusia

Media merupakan alat representasi, sebab ia mampu menciptakan ruang untuk menampilkan berbagai simbol yang menggambarkan eksistensi suatu hal. Jika mengamini definisi Stuart Hall (1997) bahwa representasi adalah konstruksi makna melalui bahasa, maka penting untuk memiliki kepekaan terhadap penggunaan segala bentuk “bahasa” oleh media. Hal ini dikarenakan produksi makna atau pengetahuan oleh media dapat berimplikasi pada ekslusi kelompok tertentu atau menjadi senjata bagi kelompok marjinal untuk melakukan politik identitas.

Continue reading Menakar Politik Identitas dalam Kanal Youtube “Menjadi Manusia”*