Semesta Welas Asih itu Bernama Krapyak

Panggung Krapyak

Berita duka dari Krapyak membuat hati ini masygul. Ibu Nyai Hj. Hanifah binti KH. Ali Maksum, istri dari almaghfurlah KH. Hasbullah kapundhut. Kabar itu menyebar cepat di lini masa sejak pagi.

Saya membaca sejumlah kenangan para santri terhadap ibu Nyai. Santri-santri senior, yang kini telah menjadi kiai, mengatakan beliau adalah orang yang sangat ramah, perhatian, dan nguwongke –memanusiakan santri. Mereka yang sowan di ndalem sering ditawari makan. Suatu kebahagiaan tersendiri bagi santri saat beroleh kesempatan makan di ndalem.

Continue reading Semesta Welas Asih itu Bernama Krapyak